Sabtu, 30 Mei 2009

Resume Bulan Mei

1. TPD
Interpersonal skils. Interpersonal skils didefinisikan sebagai kemampuan berdamai dan berhubungan baik dengan diri sendiri. Dalam artian seorang pemimpin harus selesai dengan dirinya dulu sebelum dia berangkat untuk merngurus anak buahnya. Jika seorang pemimpin tidak memiliki kemampuan untuk mendamaikan dirinya sendiri, niscaya akan banyak kepentingan organisasi yang dia korbankan untuk kepentingannya sendiri. Dia harus dapat mengendalikan emosinya dan mengarahkannya untuk sesuatu yang baik karena bahkan sebuah amarah bisa menjadi sebuah alat untuk memotivasi anak buahnya. Dia harus bisa menyeimbangkan antara otak dan hatinya. Dua hal ini sangat penting sebagai aspek yang menentukan sebuah pengambilan keputusan yang akan berefek pada anak buahnya.
2. Training Jurnalistik Dan Studi Pustaka
Dalam kesempatan kali ini, kami membahas bagaimana tulisan dalam bahasa asing dibuat dan teknik menaggapi tulisan orang lain. Sebagia contohnya adalah tulisan P. Sapto sendiri yang berjudul Why Should be Afraid with Islamic Party?.tulisan ini dimuat untuk membalas tulisan yang bernada miring tentang eksistensi partai-partai Islam yang ada dalam pemilu Indonesia. Sedangkan studi pustaka membahas buku bertajuk “Model Kepemimpinan dalam Islam” Karya Mustofa M. Thalhah. Buku ini mencantumkan intisari serta rangkuman mengenai pemimpin dalam dunia Islam, misalnya : Mustafa as Sibai, Izzudin al Qassam, Muhammad bin Badis, Maulana Abul A’la al Maududi, Said badi’uzzaman an Nursi yang merupakan pemimpin-pemimpin hebat pada masanya.
3. KIK
Ikhsanul ’amal dan Etos Kerja dalam Perspektif Islam adealah tema KIK kali ini yang disampaikan oleh Ust. Bambang yang menjabat sebagai salah satu direktur di perusahaan Indosat. Materi yang sempat beliau sampaikan adalah mengenai sebab-sebab kemunduran umat (menurut al Ghazali) sebagai berikut:
1. Meninggalkan Sunatullah
2. Bodoh terhadap dunia
3. Merebaknya faham Jabbariyah
4. Kemunduran IPTEK dan pemikiran
5. Lemahnya perencanaan atas program, termasuk ketiadaan Career Plan
6. Tidak profesional dalam beramal
Ini adalah kali kedua saya bertemu dengan Ust. Bambang. Sebelumnya bertemu di Yogyakarta saat studi banding, satu-satunya hal yang paling tergiang di otak saya adalah mengenai bagaimana Idealisme itu harus dipaki fleksibel dalam dunia kerja yang nyata. Meskipun saya sendiri bukan seorang idealis.
4. Diskusi Pasca Kampus
Tantangan di Dunia Birokrasi adalah tema yang akan dibahas kali ini. Pada awalnya kami berharap Bapak Fasich selaku rektor Unair bisa mengisi materi, tetapi beliau kemudian mewakilkannya dan akhirnya tak jadi. Beruntungnya Bapah Imam selaku pembina PPSDMS bisa hadir dan menyampaikan materi tersebut. Beliau menjelaskan betapa ruwet, kalau tidak boleh dikatakan hancur, alur birokrasi di Indonesia sekarang. Banyak tantangannya seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Salah satu yang menyeruak pikiran saya adalah adanya tantangan birokrasi yang cukup ketat dalam tubuh dunia dosen dimana seharusny intelektualitas dijaga tenyata mengandung begitu banyak persaingan tidak sehat di dalamnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Pak Imam yang merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga saat ini.
5. Dialog Tokoh
Materi yang disampaikan oleh mantan rector ke-4 ITS cukup menarik pada satu hal yang dapat kita jadikan sebagai pelajaran bahwa sebagai pemimpin atau untuk menjadi pemimpin, kita tidak harus mengajukan diri. Menurut hemat saya, hal itu mungkin sesuai dengan keadaan Indonesia atau dunia di masa lalu. Namun berkaca pada hari ini dimana sistim demokrasi manjadi satu hal yang satu-satunya dianggap benar atau mereprsentasikan kebenaran, hal semacam itu amat sulit terjadi. Sekarang adalah jaman ketika kampanye menjadi komponen penting dalam pemilihan yang calonnya mengajukan diri sendiri. Satu hal yang patut dicontoh dari beliau adalh konsistensi dan keikhlasannya dalam menjalani pekerjaan atau beban yang diberikan pada dirinya.

Tidak ada komentar: