Jumat, 13 Maret 2009

resume januari

1. KIK
Untuk pertama kalinya KIK tidak lagi dipandu oleh Ust. Musholli, kami membahas tentang gerakan zionisme Israel yang sekarang pun sedang hangat-hangatnya dibahas di media massa akibat tindakan kejahatan kemanusiaannya di Palestina. Agaknya apa yang pernah ditakutkan Hitler sebagai bahaya masa depan bahwa dunia akan dikuasai oleh kaum yahudi sekarang telah menemukan kebenarannya. Israel sebuah daerah kecil dengan jumlah penduduk yang sedikit pula telah menempatkan orang-orang dalam posisi-posisi strategis di dunia, mulai dari ekonomi, politik, dsb. Bahkan Mossad, agen intelejen rahasia Israel, disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia mengalahkan CIA yang terkenal itu. Satu hal yang patut dicatat adalah bahwa perjuangan yang dilakukan kaum zionis untuk mencapai puncak seperti saat ini adalah bukan tanpa alasan, tetapi lebih kepada usaha keras yang mereka lakukan. Asalkan usaha dan perjuangan telah ditempuh maka hasilnya pun bukan hnaya bisa diharapkan, melainkan diraih dan didapatkan. Palestina bisa direbut seperti pada masa Salahuddin Al Ayyubi adalah juga lahir dari usaha yang memeras tenaga dan pikiran. Yang perlu dilakukan oleh umat Islam sekarang adalah bersatu dengan menguatkan negaranya masing-masing, selain juga menciptkan kesatuan dalam negeri palestina sendiri.
2. TPD
Dalam TPD kali ini kami membahas management by process yang menyebutkan bahwa dengan perkembanagan modern saat ini , system manajemen yang digunakan seharusnya minimal adalah sistem ini. Dalam system manajemen ini, kita bukan hanya memperhatikan result, tetapi harus juga sadar akan adanya proses di balik hal itu. Dalam team building yang paling mendasar sebenarnya adalah adanya apa yang dinamakan shared meaning, vision and values. Tiga hal yang menjadi peletak dasar dari team building yaitu sebuah kesepakatan bersama yang menjadi patokan untuk sebuah organisasi baru ke depan. Satu hal lagi yang patut diperhatikan adalah perbedaan orientasi antara means and end, alat dan hasil akhir, pada diri tiap orang sebagai bagian dari organisasi. Orang yang berorientasi pada alat senantiasa berlindung kepada usaha yang telah dilakukannya, tanpa memperhatikan hasilnya optimal atau tidak. Sedang bagi yang berorientasi pada hasil akhir, mereka akan memastikan sampai pada titik dimana hasil kerja mereka dapat bermanfaat dengan optimal. Pada dasarnya, setiap orang maupun atasan hanya menilai kita dari result.

3. DT
Pada kali ini, kami mengikuti DT di regional 3 saat studi banding. Tokoh yang dihadirkan adalah P. Bambang, salah satu Pembina PPSDMS. Beliau menjelaskan tentang pergeseran ideology kita saat di dunia nyata, lebih khususnya saat kita telah berkarir. Menghadapi nilai-nilai yang mungkin bertentangan dengan ideologo kita saat bekerja, kita seharusnya bisa lebih fleksibel dengan memperhatikan tujuan dan kepentingan yang lebih besar di masa depan karena suatu saat kita akan dipaksa menanggalkan ideologi kita untuk sesuatu hal. Tetapi hal ini tidak berlaku pada nilai-nilai fundamentalis dari ideologi kita.nilai-nilai prinsipil ini adalah hal yang tidak dapat ditoleransi lagi karena inilah factor yang membangun ideologi kita. 

4. DPK
Kali ini, DPK menhadirkan dua alumni PPSDMS Regional IV Surabaya yang bergerak di bidang entrepreneur dan keilmuan. Satu orang pengusaha dan seorang lagi adalah dosen yang kebetulan juga adalah pengusaha. Satu hal yang menjadi catatan saya yang menambah ketidakpercayaan saya pada life plan adalah kenyataan dari banyak alumni
yang mengingkari peta hidup mereka. Penyebabnya hanya satu yaitu kesempatan. Bagi saya, ketika ada kersempatan , saat itulah kita harus memanfaatkannya karena tidak semua kehidupan nyata itu mendukung peta hidup kita. Banyak faktor-X yang tidak dapat kita nafikan keberadaannya. Solusinya tentu tinggal pada rencana cadangan yang harus kita miliki beserta kemampuan memanfaatkan peluang yang ada. Yang say terapkan hanyalah manajemen target yang saya persiapkan untuk masa depan dan manajemen waktu untuk jangka waktu yang lebih pendek.

5. TJ dan SP
Dalam TJ kali ini, kami dijelaskan tentang pentimgmya sebuah resensi buku untuk memahami buku itu dengan lebih mudah dan memberi pendapat kita pada buku tersebut. SPmengangkat buku pilar-pilar kebangkitan umat yang member kita kata kunci untuk membangkitkan umat yang tertidur panjang yaitu persatuan. 

Tidak ada komentar: