A short prolog
Tubuhku tersentak ..
Mengingat semua yang telah terjadi…
Dalam tiap dekapan malam yang merenggut pagiku…
Hinggakah mentari ini menyambutku…
dari tiap penantiannya yang lalu,,
Kau…
Kau…
Kau yang meneguhkan tiap derai nafas-nafas sepiku…
Mencintai aku selayaknya aku….
Dan biarkan yang kelabu masih kelabu…
Bumiku ,,, hatiku... jiwaku...
Akanlah sempurna dalam ketidaksempurnaannya...
Serta bimbilang aku... wahai Sang Pemberi Restu...
Restu untuk tiap usaha di usiaku...
Usia yang telah Kau tentukan sendiri....
Damaikan tiap kegelisahan ...
Dalam remang pengertianku...
Sembuhkan tiap noda...
Yang merengkuh suciku...
Kembalikan aku padamu...
Aku selayaknya aku...
Ya Allah!!!!!
Luvdhy Wahyu S.E. 8 18 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar